Cara mendapatkan Malam Lailatul Qadar
IJTIHAD ULAMA UNTUK MENDAPATKAN MALAM LAILATUL QODAR
Sahabat Gudang Arab Allah SWT berfirman :
لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ٣
Artinya : Lailatul qadar itu lebih baik daripada (ibadah) seribu bulan. (QS. al-Qadr : 3)
Bahkan Rasulullah SAW. dalam salah satu riwayat bersabda :
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِالْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Artinya :
“Carilah oleh kalian Lailatul Qadar itu pada malam-malam ganjil dari sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadan”.(HR. Imam Bukhari dari Aisyah r.a.).
Dalam kitab Ihya Ulumuddin, Imam Al-Ghazali menyebut, setidaknya ada lima hal (kaidah) yang bisa dijadikan patokan untuk mengetahui keberadaan malam yang penuh kemuliaan & keberkahan yakni malam Lailatul Qadar.
Dan juga dalam kitab I’anatut Thalibin juz 2, hal. 257, bahwa menurut Hujjatul Islam; Imam al-Ghazali menyatakan :
Cara untuk mengetahui Lailatul Qadar bisa dilihat dari hari pertama dari bulan Ramadhan:
1. Jika awalnya puasa jatuh pada hari Ahad atau Rabu, maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-29.
2. Jika awalnya puasa jatuh pada hari Senin maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-21.
3. Jika awalnya puasa jatuh pada hari Selasa atau Jum'at maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-27.
4. Jika awalnya puasa jatuh pada hari Kamis maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-25.
5. Jika awalnya puasa jatuh pada hari Sabtu maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-23.
Syekh Abul Hasan As-Syadzili berkata: “Semenjak saya menginjak usia dewasa Lailatul Qadar tidak pernah meleset dari jadwal atau kaidah tersebut".
Namun juga banyak pendapat Ulama yang mengatakan malam istimewa (malam Lailatul Qadar) tersebut jatuh pada malam ke -27 di bulan Ramadan. Seperti yang dikatakan oleh Ubay bin Ka’ab r.a. dan Ibnu Abbas r.a., mereka adalah sahabat Nabi Muhammad, begitu pula Imam Syafi'i r.a. berpendapat demikian. Karena beliau menghitung dalam surat Al-Qodr ada kata Lailatul Qadar (ليلة القدر) yang terdiri dari 9 huruf dan di dalam Al-Qur'an kata/kalimat; Lailatul Qadar di sebut hanya dalam Surat Al-Qodr. Bahwa kalimat "Lailatul Qodar" dalam surat tersebut disebut sebanyak 3 kali,
maka 9 huruf dikali 3 = 27,
oleh karena itu Lailatul Qadar seringkali jatuh pada malam ke-27 di bulan Ramadhan.
Bahkan di dalam surat Al-Qodr terdapat 30 kata, sesuai dengan jumlah hari dalam satu bulan (30 hari). Dan kata Lailatul Qadar itu jatuh pada kata yang ke dua puluh tujuh, yakni kata ,"Hiya" ( هي حتى مطلع الفجر )
Semoga Bermanfaat. Share jika anda puas
Jangan pernah ketinggalan Video Berbahasa Arab dan konten Islami lainya, dengan me like men share dan Subscribe Channel Resmi gudang arab