Umur Bukan Sekedar Angka Ternyata
UMUR ADALAH ANGKA YANG TERUS BERTAMBAH, TAPI HAKIKATNYA SISA WAKTU YANG TERUS BERKURANG
Sobat gudang Arab, Umur adalah angka yang terus bertambah, tapi hakikatnya sisa waktu yang terus berkurang. Bahkan setiap detik yang berlalu takkan pernah bisa kembali.
Ada suatu nasehat yang patut kita renungkan bersama:
Al hayyatu ka al tsalji, istamti' bihaa qobla an tadzuuba
"Hidup itu seperti halnya es batu, nikmatilah dengan baik sebelum ia mencair."
Begitu juga dengan umur kita, digunakan atau tidak digunakan umur kita akan tetap berkurang. Maka selagi kita masih hidup, lakukanlah kebaikan sebanyak mungkin...
Ada suatu nasehat yang begitu penuh dengan hikmah,
لَنْ تَعْرِفَ قِيْمَةَ اللَّحْظَةِ حَتَّى تُصْبِحَ الذِّكْرَى
"Engkau tidak akan mengerti nilai waktu yang sesaat, sampai waktu yang sesaat itu menjadi sebuah kenangan."
Apapun yang telah terjadi kemarin adalah bagian dari masa lalu. Apapun yang terjadi hari ini adalah suatu kenyataan, dan apapun yang terjadi hari esok adalah suatu harapan.
Waktu, terkadang terlalu lambat bagi mereka yang menunggu, terlalu cepat bagi yang takut, terlalu panjang bagi yang gundah, dan terlalu pendek bagi yang bahagia. Tapi bagi yang selalu mengasihi, waktu adalah suatu keabadian.
Ketika masih ada peluang, isilah segenap ruang dan waktu yang kita miliki untuk mencari cukup bekal untuk kembali ke alam kekal.
Perbanyak istighfar kepada Allah Azza wa Jalla dan selalu memohon pertolongan-Nya agar kita menjadi hamba-hamba-Nya yang selamat hingga akhir waktu.
Proses kehidupan perlu dilalui dengan sabar dan penuh keyakinan, selangkah demi selangkah sebagaimana Allah Azza wa Jalla mengajarkan proses terciptanya makhluk-makhluk-Nya.
Bersabarlah, karena semua ada waktunya, seperti pelajaran ulat yang beralih rupa menjadi kupu-kupu yang elok. Bersabar dan yakinlah, maka kita akan mendapatkan yang lebih dari apa yang kita harapkan.
Al-Imam Asy-Syafi'i rahimahullah berkata,
"صبرا جميلا ما أقرب الفرجا
"Bersabarlah yang baik maka kelapangan itu begitu dekat.
من راقب الله في الأمور نجا
Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala dalam urusannya maka dia pasti akan selamat.
من صدق الله لم ينله أذى
Barang siapa yang yakin dengan Allah Ta'ala, maka ia pasti tidak merasakan penderitaan.
و من رجاه يكون حيث رجا
Barangsiapa berharap kepada Allah Ta'ala maka Allah Ta'ala pasti akan memberi pertolongan." (Lihat kitab Tafsir Ibnu Katsir 8/432)
Semua akan ada waktunya yang senantiasa harus dilalui dengan kesabaran dan keyakinan, sebagaimana musim yang terus mengalami pergantian, sebagaimana sebuah roda kehidupan yang terus berputar. Kita akan menjalaninya dan kita tetap bersabar dengan penuh keyakinan harus dapat menikmatinya.
يأتي البعض لحياتك كنعمة ويأتي البعض لحياتك كدرس، فحافظ على النعمة وتعلم الدرس
"Pelajaran yang sangat indah dalam kehidupan ini sebagian orang ada yang datang padamu sebagai nikmat dan ada yang datang sebagai pelajaran, maka jagalah kenikmatan itu dan pelajarilah pelajaran itu."
Semoga Allah Azza wa Jalla mengaruniakan hidayah-Nya kepada kita, sehingga kita tetap istiqamah senantiasa bersabar dan yakin dalam setiap proses penantian hingga waktunya berakhir untuk meraih ridha-Nya.
